Posts Tagged ‘manfaat dapodik’

AKANKAH DAPODIK MEMICU TERJADINYA KESENJANGAN ANTAR PEGAWAI PNS DAN NON PNS

Sudah beberapa bulan, proses pendataan tenaga pendidik dilakukan melalui aplikasi online. Lalu bagaimana hasilnya…??? Berbicara mengenai hasil, sampai saat ini saya belum bisa menyimpulkan, karena semenjak pendataan berakhir saya enggan berbicara tentang dapodik baik dengan teman sesama operator atau dengan pegawai lainnya yang berstatus PNS. Bagaimana tidak, dalam hati saya pernah bertanya

Apakah dapodik itu ada untungnya untuk tenaga pendidik yang berstatus honor, baik untuk kesejahteraan atau untuk jenang masa depan nanti…?

Pertanyaan tersebut belum pernah ada yang mengajukan, baik ditingkat kecamatan atau ditingkat kabupaten sekalipun. Akan tetapi saya pernah mencoba memposting pertanyaan tersebut pada forum resmi dapodik di situs jejaring social facebook. Lalu jawabannya apa dan bagaimana, ada operator yang mengomentari postingan saya seperti ini

Jelas berpengaruh pak, untuk memperoleh tunjangan fungsional dan kualifikasi pendidikan (bagi yang masih kuliah)”.

Lalu saya balik berkomentar,

Memangnya kalau kita memiliki beban jam mengajar kurang dari 24 jam dalam seminggu, apakah bisa…?”.

Beberapa menit kemudian dia mengomentari kembali,

Jelas tidak pak, kan syarat utamanya minimal 24 jam dalam seminggu”.

Saya tutup facebook dan komputer saya matikan, kemudian saya bergegas ketempat tidur dan menarik selimut (daripada melanjutkan perbincangan di dunia maya, mendingan tidur). Bukan maksud saya untuk menghindar atau meninggalkan percakapan tanpa alasan. Kalau beban jam mengajar untuk guru honor kurang dari 24 jam dalam seminggu, sudah jelas berbagai tunjangan tidak akan bisa diperoleh. Kenapa guru honor jumlah jamnya kurang dari 24 jam, jumlah jam mengajar guru honor sebagian besar diambil oleh guru PNS yang memiliki jumlah jam kurang dari 24 jam dalam seminggu. Mengapa demikian, karena syarat untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi dan tunjangan lainnya salah satunya adalah guru PNS tersebut harus memiliki jumlah jam minimal 24 jam pelajaran dalam seminggu. Tapi untuk guru honor jangan khawatir, mungkin saja mereka yang sudah sertifikasi akan menyisihkan beberapa rizkinya untuk mengganti jam yang mereka ambil dari guru honor tersebut (itu juga kalau guru honornya pengertian, kalau guru honornya tidak, ya wassalam).

Memang berat menerima kenyataan sebagai guru honor, seperti kata Bondan Prakoso dalam lagunya, Ya sudahlah, (salah siapa memilih bekerja menjadi guru honor). Ada beberapa cara yang bisa dilakukan dalam menyiasati system dapodik, salah satunya adalah dengan mencari jam mengajar disekolah lain, atau membuat rombel baru bagi kelas yang jumlah siswanya lebih dari atau sama dengan 40. Yang jadi pertanyaan,

“Bagaimana bisa memperoleh jam mengajar di sekolah lain, sedangkan guru di sekolah tersebut kekurangan jam…???

Bagaimana apabila dalam suatu sekolah hanya memiliki 6 rombel dengan masing-masing jumlah siswa dibawah 40 per kelasnya…??? Jelas tidak akan bisa. Yang jelas adanya system pendataan ini, akan berpengaruh bagi tenaga pendidik PNS maupun non PNS. Akan tetapi, untuk tenaga pendidik yang berstatus PNS akan lebih diutamakan jika dibandingkan dengan tenaga pendidik yang berstatus honorer. Padahal kalau dilihat dari etos kerja, antara PNS dan honor tidak jauh berbeda.